Berikut ini adalah beberapa tugas AFNEI di Indonesia.
1. Menerima penyerahan kekuasaan dari tangan Jepang.
2. Membebaskan para tawanan perang dan interniran Sekutu.
3. Melucuti dan mengumpulkan orang Jepang untuk kemudian dipulangkan ke negaranya.
4. Menegakkan dan mempertahankan keadaan damai untuk kemudian
diserahkan kepada pemerintah sipil.
5. Menghimpun keterangan tentang penjahat perang dan menuntut mereka
di depan pengadilan Serikat.
Kedatangan pasukan Sekutu ini semula disambut pihak Indonesia dengan sikap terbuka. Namun setelah diketahui bahwa pasukan Sekutu tersebut diboncengi NICA (Netherlands Indies Civil Administration) yang dengan terangterangan hendak menegakkan kembali kekuasaan Hindia Belanda, maka sikap Indonesia pun berubah menjadi curiga dan bermusuhan. NICA adalah pemerintahan sipil Hindia Belanda yang dibentuk di Australia saat Indonesia dikuasai Jepang.
Situasi pun semakin memanas setelah NICA mempersenjatai kembali orangorang KNIL yang baru dilepaskan dari tahanan Jepang. Di kota-kota yang didatangi pasukan Sekutu selalu terjadi insiden-insiden pertempuran dengan pihak RI. Hal ini dikarenakan pasukan Sekutu tersebut tidak menghormati kedaulatan Republik Indonesia dan tidak menghargai pemimpin-pemimpinnya,
baik di pusat maupun daerah.
Kedatangan pasukan Sekutu dan NICA ini tentu saja tidak bisa diterima Indonesia karena dianggap sebagai ancaman bagi kemerdekaan Indonesia. Oleh karena itu, timbullah pertentangan antara rakyat Indonesia dengan pasukan Sekutu dan Belanda.
No comments:
Post a Comment