Pengertian Iklim dan faktor-faktor Perbedaan suhu udara

 on Wednesday, 19 March 2014  

Pengertian Iklim,Cuaca Dan faktor-faktor Perbedaan suhu udara yang diterima oleh setiap tempat di permukaan bumi

Cuaca
Cuaca adalah rata-rata keadaan atmosfer pada waktu tertentu yang relatif singkat dan meliputi wilayah sempit. Adapun keadaan atmosfer ditandai dengan adanya proses dan
perubahan yang terjadi pada gejala-gejala atmosfer, seperti suhu, tekanan, dan kelembapan udara, curah hujan, tingkat keawanan, kecepatan, dan arah angin.

Iklim menurut GlennT. Trewarta adalah susunan atau keadaan umum kondisi cuaca. Dengan kata lain, iklim merupakan kelanjutan daripada hasil pencatatan keadaan cuaca dari hari ke hari dalam waktu yang lama, biasanya dalam waktu 26 tahun. Dalam menentukan klasifikasi iklim di permukaan bumi, para ahli ada yang mendasarkannya pada garis lintang, suhu dan curah hujan, perbandingan rata-rata bulan basah dan bulan kering, dan berdasarkan ketinggian tempat. Perubahan iklim berlangsung dalam waktu yang lama dan meliputi wilayah yang luas. Jadi, perbedaan antara cuaca dan iklim hanya terletak pada waktu dan cakupan luas wilayahnya. Sedangkan unsur-unsur pembentuk cuaca dan iklimnya sama, yaitu unsur suhu, tekanan, kelembaban, angin, curah hujan, dan Suhu Udara
Perbedaan suhu udara yang diterima oleh setiap tempat di permukaan bumi, dipengaruhi faktor berikut.

a. Lamanya Penyinaran Matahari 
Semakin lama matahari memberikan sinarnya pada suatu tempat di permukaan bumi, makin banyak panas yang diterima, dan suhunya semakin tinggi.
Wilayah yang beriklim tropis memiliki suhu udara paling tinggi dibandingkan dengan wilayah-wilayah
lainnya di permukaan bumi, karena wilayah ini mendapat penyinaran matahari sepanjang tahun.

b. Ketinggian Tempat
Semakin tinggi suatu tempat di permukaan bumi, suhunya semakin dingin. Penurunan suhu ini diperkirakan sebesar 0,5 – 0,6°C setiap kenaikan tempat 100 meter.
Hubungan perbandingan antara kenaikan dan penurunan suhu dengan ketinggian tempat, disebut sebagai gejala gradien ketinggian. Untuk dapat mengetahui suhu udara di suatu tempat, maka
kita harus tahu dulu suhu rata-rata dan ketinggian tempatnya.

c. Letak Lintang Tempat
Sudut datang pancaran sinar matahari dapat mempengaruhi tingkat pemanasan permukaan bumi. Semakin tegak cahaya matahari datang di suatu daerah, semakin besar pula efek panas matahari yang diterima oleh permukaan bumi di daerah itu, sehingga menyebabkan kondisi suhunya semakin
tinggi. Daerah di permukaan bumi yang menerima pemanasan sinar matahari secara tegak, yaitu dengan sudut datang 90°, adalah daerah-daerah yang terletak di lintang tinggi. Daerahdaerah
yang termasuk lintang tinggi, yaitu tempat-tempat yang terletak di sekitar wilayah khatulistiwa.


d. Derajat Keawanan
Awan mempunyai fungsi mengurangi radiasi dari matahari ke bumi dan mengurangi panas yang berasal dari bumi ke atmosfer. Awan mempunyai efek seperti rumah kaca (green house effect). Artinya, awan dapat menahan panas yang dipancarkan bumi. Oleh karena itu, daerah yang selalu berawan, suhunya rendah. Sebaliknya, daerah yang selalu cerah, suhunya tinggi. awan.

e. Bentuk Permukaan Bumi
Bentuk-bentuk muka bumi memiliki sifat yang berbeda-beda dalam menerima panas sinar matahari. Sifat permukaan bumi daratan lebih cepat menerima panas dan memancarkan kembali panas itu dengan cepat, jika dibandingkan dengan permukaan laut. Oleh karena itu, daerah yang terletak di pedalaman yang jauh dari pengaruh angin laut (gurun pasir) pada siang hari suhunya sangat tinggi.

f. Tekanan Udara
Tekanan udara adalah tekanan yang diberikan udara pada suatu titik daerah di permukaan bumi. Mengapa udaramemberikan tekanan kepada permukaan bumi? Karena udara tersebut memiliki massa dan menempati ruang. Besarnya tekanan udara dapat diukur dengan menggunakan barometer. Barometer ini ada yang menggunakan zat cair, disebut barometer air raksa, dan ada pula yang tanpa zat cair, disebut barometer aneroid.
Tekanan udara sangat dipengaruhi oleh kondisi suhunya. Bila kondisi suhunya rendah, maka tekanan
udaranya tinggi. Sebaliknya, bila suhunya tinggi, kondisi tekanan udaranya rendah. Naik turunnya
tekanan udara akan tergambar pada barometer dalam bentuk barogram. Satuan yang digunakan
 untuk mengukur tekanan udara adalah bar, dimana 1 bar = 1000 milibar (mb) atau setara dengan satu atmosfer (1 atm = 1013 mb).

g. Kelembapan Udara
Kelembapan udara, adalah banyaknya kandungan uap air yang terdapat dalam udara. Kelembapan udara sering disebut juga dengan istilah kelengasan udara atau kebasahan udara. Udara dikatakan lembap jika kandungan uap airnya banyak, dan sebaliknya, udara dikatakan kurang lembap jika kandungan airnya kurang. Kelembapan udara dapat diukur dengan menggunakan alat higrometer atau higrograf.
Pengertian Iklim dan faktor-faktor Perbedaan suhu udara 4.5 5 om Wednesday, 19 March 2014 Pengertian Iklim,Cuaca Dan faktor-faktor Perbedaan suhu udara yang diterima oleh setiap tempat di permukaan bumi Cuaca Cuaca adalah rata-rat...


No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.