jelaskan Sejarah Perkembangan Uang?

 on Sunday, 6 April 2014  

Sejarah Perkembangan Uang
Uang yang kita kenal sekarang ini telah mengalami proses perkembangan yang panjang. Pada mulanya masyarakat belum mengenal pertukaran. Setiap orang berusaha memenuhi kebutuhannya
dengan usaha sendiri. Manusia berburu dan mencari buah-buahan jika ia lapar, membuat pakaian sendiri dari bahan-bahan yang sederhana seperti dari kulit pohon, dan sebagainya.

Dalam perkembangan selanjutnya, semakin lama kebutuhan manusia semakin bertambah jumlah dan macamnya. Kebutuhan manusia tidak mungkin lagi tercukupi dengan usaha sendiri. Keterbatasan manusia dalam menghasilkan dan memenuhi kebutuhan ini menyebabkan manusia mulai memerlukan bantuan orang lain. Untuk mendapatkan barang-barang yang tidak dapat dihasilkan
sendiri, mereka melakukan pertukaran barang dengan barang. Kegiatan tukar menukar barang dengan barang ini disebut barter.

Namun, pada kenyataannya kegiatan barter ini menemui banyak kesulitan, antara lain:
a. sulit menentukan nilai tukar barang,
b. sulit menyesuaikan keinginan dari kedua belah pihak,
c. sulit menyesuaikan jumlah barangyang dibutuhkan dengan barang yang tersedia, dan
d. waktu yang diperlukan untuk mendapatkan barang yang diinginkan
terkadang lama, sehingga sulit menentukan kapan barang akan diperoleh.

Beberapa kesulitan yang ditemui dalam kegiatan barter ini menyebabkan manusia mulai mencari barang-barang tertentu dan menetapkan fungsinya sebagai uang. Barang tersebut dinamakan
uang barang. Barang-barang yang dijadikan uang barang adalah kulit kerang, mutiara, bulu unggas, tembaga, gading, garam, dan tembakau.

Meskipun alat tukar sudah ada, kesulitan dalam pertukaran masih tetap ada. Kesulitan-kesulitan itu antara lain karena barangbarang yang dijadikan uang barang sebagai alat tukar belum mempunyai pecahan, sehingga penentuan nilai uang, penyimpanan, dan pengangkutan menjadi sulit dilakukan. Selain itu timbul kesulitan akibat kurangnya daya tahan barang-barang tersebut sehingga tidak tahan lama bahkan mudah hancur.

Oleh karena ada beberapa kesulitan yang ditemui dalam penggunaan uang barang, maka manusia berusaha mencari alat tukar lain yang tahan lama, mudah disimpan, mudah dibawa, dan nilainya
tetap. Pada akhirnya manusia menggunakan emas dan perak sebagai alat tukar menukar. Emas dan perak ini ditempa menjadi mata uang. Mengapa emas dan perak dijadikan mata uang
Mengapa bukan logam yang lain Emas dan perak memiliki beberapa keunggulan, yaitu:

a. termasuk logam mulia yang tidak berkarat,
b. emas dan perak mudah dikenali dan diterima masyarakat,
c. tahan lama dan tidak mudah rusak,
d. dapat dibagi menjadi bagian yang lebih kecil tanpa mengurangi nilainya.

Keunggulan-keunggulan yang dimiliki emas dan perak inilah yang membuat kedua benda tersebut
dipilih sebagai mata uang. Selanjutnya, hal inilah yang mendasari munculnya mata uang logam. Seiring dengan perkembangan perekonomian yang semakin pesat mengakibatkan perdagangan juga berkembang pesat. Hal ini menyebabkan penggunaan uang logam sulit dilakukan untuk transaksi dalam jumlah besar. Di sisi lain, jumlah emas dan perak semakin langka. Kedua alasan ini akhirnya mendorong banyak negara menciptakan mata uang kertas.

Mula-mula uang kertas yang beredar dijadikan sebagai bukti pemilikan emas dan perak yang digunakan sebagai alat perantara untuk melakukan transaksi. Uang kertas yang beredar pada saat
itu merupakan uang yang dijamin 100 dengan emas atau perak yang disimpan di pandai emas atau perak dan sewaktu-waktu dapat ditukarkan penuh dengan jaminannya. Selanjutnya, masyarakat
tidak lagi menggunakan emas secara langsung sebagai alat pertukaran. Sebagai gantinya, mereka menggunakan uang kertas tersebut sebagai alat tukar.

Kegiatan tukar-menukar dengan menggunakan uang kertas mempunyai banyak keuntungan, antara lain:
a. biaya yang digunakan untuk membuat uang kertas lebih murah dibandingkan uang logam,
b. uang kertas lebih ringan dibawa-bawa dan mudah disimpan.

jelaskan Sejarah Perkembangan Uang? 4.5 5 om Sunday, 6 April 2014 Sejarah Perkembangan Uang Uang yang kita kenal sekarang ini telah mengalami proses perkembangan yang panjang. Pada mulanya masyarakat belum ...


No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.