1) Adanya diskriminasi dan pembatasan terhadap penduduk pribumi di segala bidang.
2) Belanda menguras sumber daya alam dan manusia Indonesia untuk kepentingan
kolonial dan negeri Belanda.
3) Belanda sangat takut jika bangsa Indonesia menjadi bangsa yang pintar dan maju.
Peranan kelompok terpelajar dalam membangkitkan kesadaran nasional tampak dalam
kegiatan diskusi sosial atau politik yang sering mereka selenggarakan dalam proses belajar
mereka. Peranan mereka dilakukan di antaranya melalui hal-hal berikut.
1) Organisasi politik yang berperan sebagai sarana perjuangan mereka untuk mewujudkan
cita-citanya.
2) Melalui kegiatan-kegiatan tersebut, timbullah suatu kekuatan sosial baru dalam pentas
politik nasional yang menyadari nasib buruk yang dialami bangsanya. Kelompok inilah
yang kelak menjadi pemicu pergerakan nasional.
3) Menyapaikan kritik kepada kebijakan politik kolonial di Indonesia bahwa pemerintah
kolonial telah melakukan praktik diskriminasi terhadap masyarakat pribumi.
4) Menyebarkan gagasan nasionalisme dan semangat kebangsaan dari hasil bacaan
terhadap karya filsuf-filsuf dunia.
Sesungguhnya semangat kebangsaan bukan hanya ditumbuhkembangkan oleh golongan terpelajar di Indonesia, melainkan juga oleh pelajar Indonesia yang sekolah di negeri Belanda. Mereka juga banyak mempelajari pemikiran-pemikiran nasionalis, semangat demokrasi, dan hak-hak asasi manusia. Setelah belajar dan bergaul dengan berbagai bangsa, mereka dapat menyaksikan secara lebih nyata bahwa pemerintahan kolonial Belanda di Indonesia juga ditentang oleh golongan terpelajar Belanda di negerinya sendiri. Kaum terpelajar Indonesia yang berada di Belanda menemukan ide-ide politik mengenai kebebasan sipil dan pemerintah demokratis. Pemikiran-pemikiran dan kelompok sosialis yang antikapitalisme juga dicerna dengan baik oleh mereka dan dijadikan sebagai salah satu semangat perjuangan untuk melawan kolonialisme di Indonesia, serta mendorong kemerdekaan ekonomi dan politik. Selain kaum terpelajar, pers juga memiliki peranan penting dalam menumbuhkembangkan semangat kebangsaan atau nasionalisme. Pers adalah kegiatan masyarakat yang berhubungan dengan penerbitan berita atau informasi, baik melalui media cetak maupun elektronik. Penerbitan pers didukung oleh para golongan terpelajar yang berprofesi sebagai penulis, wartawan, atau penyiar berita. Bahasa cetak menjadi sarana penting dalam menumbuhkan semangat dan kesadaran nasional. Melalui pers, komunikasi dan penyebaran infomiasi lebih bebas, terbuka, dan dapat diakses oleh siapapun tanpa membedakan golongan dan kedudukan sosial ekonomi.
No comments:
Post a Comment