jelaskan sejarah kebijakan jepang saat menjajah indonesia?

 on Sunday, 5 October 2014  

Eksploitasi Sumber Daya Manusia
Selain melakukan pemerasan dalam bidang ekonomi, Jepang juga  melakukan pemerasan terhadap tenaga rakyat dengan berbagai bentuk kerja paksa. Hal itu dilakukan demi kepentingan Jepang dalam menghadapi tentara Sekutu. Bentuk eksploitasi tenaga rakyat yang dilakukan Jepang, antara lain:
1) Pengerahan Romusha (Barisan Prajurit Kerja)
Romusha merupakan bentuk pengerahan tenaga rakyat untuk melakukan kerja paksa. Beribu-ribu anggota Romusha (barisan prajurit kerja) dari Pulau Jawa dikerahkan untuk membangun pangkalan-pangkalan militer, kubu-kubu pertahanan, pembuatan jalan, dan jembatan di daerah-daerah pendudukan Jepang di Asia Tenggara, seperti Malaya, Burma, dan lain-lain. Dalam bekerja mereka tidak mendapat jaminan makan dan kesehatan, bahkan mengalami banyak siksaan. Banyak kaum Romusha yang tidak kembali. Mereka mati kelaparan atau karena siksaan. Untuk menghilangkan rasa takut rakyat, sejak tahun 1943 Jepang melancarkan propaganda baru, yang menyatakan bahwa Romusha adalah “prajurit ekonomi” atau “pahlawan pekerja“ yangmenjalankan tugas suci untuk angkatan perang Jepang.

2) Kinrohosi
Kinrohosi adalah kerja bakti yang mengarah pada kerja paksa, diberlakukan bagi para pamong desa dan pegawai rendahan.

3) Pembentukan Organisasi Semi Militer
Selainmenjalankan praktek kerja paksa (Romusha), Jepang juga menyiapkan tenaga rakyat Indonesia untuk kepentingan perangnya menghadapi Sekutu melalui berbagai latihan seperti berikut :

a) Syuinsintai atau Barisari Pelopor
Suisyintai ( Barisan Pelopor) dibentuk pada tanggal 14September 1944 dan diresmikan pada tanggal 25 September 1944. Barisan ini merupakan bagian dari Jawa Hokokai yang bertugas meningkatkan kesiapsiagaan rakyat. Yang diserahi memimpin barisan ini adalah Ir. Sukarno, dibantu Otto Iskandardinata, R.P. Suroso, dan dr. Buntaran Martoatmojo.

b) Heiho atau Pembantu Prajurit Jepang
Heiho (pembantu polisi Jepang), dibentuk pada bulanApril 1943, beranggotakan oleh para pemuda yang berusia 18- 25 tahun dan berpendidikan paling rendah sekolah dasar.

c) PETA (Pembela Tanah Air)
Peta dibentuk pada tanggal 3 Oktober 1943.Anggota Peta terdiri atas orang-orang Indonesia yang dididikmiliter. Peta adalah tentara Indonesia yang dididik oleh Jepang. Tokohtokoh keluaran Peta yang terkenal, antara lain Supriyadi, Jenderal Sudirman, Jenderal Gatot Subroto, Jenderal Achmad Yani, dan Jenderal Suharto (Presiden RI kedua). PETA (merupakan pasukan tempur dalam rangka mempertahankan tanah air.

d) Gakutotai (Seinendan Gakko)
Gakutotai (Seinendan Gakko)merupakan barisan pelajar pada sekolah tinggi lanjutan.
e)Kaibodan atau Barisan Pembantu Polisi
Keibodan (Barisan Pembantu Polisi), dibentuk pada tanggal 29 April 1943, beranggotakan para pemuda yang berusia 23-25 tahun. Barisan ini di Sumatra disebut Bogodan, dan di Kalimantan disebut Borneo Konen Hokokudan.

f) Seinendan atau Barisan Pemuda
Seinendan (barisan pemuda) dibentuk pada tanggal 9Maret 1943, beranggotakan para pemuda yang berusia 14-22 tahun. Tujuannya adalah melatih dan mendidik para pemuda Indonesia agar mampu menjaga dan mempertahankan tanah airnya. Akan tetapi sebenarnya mereka dipersiapkan untuk dikirim ke medan perang menghadapi Sekutu.

g) Fujinkai atau Barisan Wanita
Fujinkai (Barisan Wanita) dibentuk pada bulan Agustus 1943, beranggotakan para wanita yang berusia di atas 15mtahun.

h) Jawa Hokokai atau Perhimpunan Kebaktian RakyatJawa)Jawa Hokokai (Perhimpunan Kebaktian Rakyat Jawa) dibentuk pada tanggal 1 Maret 1944. Tujuannya menggerakkan seluruh rakyat Indonesia agar berbakti kepada Jepang untuk mencapai kemenangan dalam perang Asia Timur Raya. Anggota Jawa Hokokai adalah pemudapemuda yang telah berumur 14 tahun ke atas. Perhimpunan ini juga diserahi tugas untuk mengerahkan rakyat agar mengumpulkan padi, permata, berbesi tua, dan barangbarang berharga lainnya untuk diserahkan kepada Jepang demi kemenangan perang, sebab pada saat itu, yaitu tahun 1944, Jepangmakin terdesak oleh Sekutu dan harapan dapat menang perang sangat kecil.

jelaskan sejarah kebijakan jepang saat menjajah indonesia? 4.5 5 om Sunday, 5 October 2014 Eksploitasi Sumber Daya Manusia Selain melakukan pemerasan dalam bidang ekonomi, Jepang juga  melakukan pemerasan terhadap tenaga rakyat den...


No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.