Jelaskan Sejarah Peristiwa Medan Area,Merah Putih di Menado dan PertempuranAmbarawa?

 on Wednesday, 1 October 2014  

Peristiwa Medan Area
Berita proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia baru diterima oleh rakyat Medan pada tanggal 27 Agustus 1945 melalui Mr. Teuku J. Hassan, Gubernur Sumatra saat itu. Segera setelah mendengar berita proklamasi, rakyat Medan di bawah pimpinanAchmad Tahir membentuk laskar perjuangan dengan nama Barisan Pemuda Indonesia (BPI). BPI bersama rakyat kemudian segera mengambil alih gudang-gudang senjata dan bangunan-bangunan penting dari tangan Jepang. Ketika pasukan Sekutu (Inggris) yang diboncengi NICAmendarat diMedan pada tanggal 9 Oktober 1945, rakyat Medan segera tahu bahwa kedatangan NICAhanya bermaksud memperkuat pasukanWesterling (Belanda) yang telah diterjunkan sebelumnya. Melihat kenyataan itu, rakyat Medan berkesimpulan bahwa Sekutu berusaha memberi peluang kepada Belanda untuk berkuasa kembali di Indonesia. Oleh karena itu, rakyat Medan segera bergabung dengan BKR dan menyatakan protes keras terhadap kedatangan Sekutu dan NICA. Di samping itu, tangsi-tangsi tentara Sekutu pun diserangnya sehingga situasi makin panas.Akhirnya, pada tanggal 13Oktober 1945 pecah pertempuran antara rakyat Medan melawan tentara Sekutu dan NICA, yang kemudian dikenal sebagai Pertempuran Medan Area.

Peristiwa Merah Putih di Menado
Pada tanggal 14 Desember 1945 para pemuda Menado yang tergabung dalampasukan KNIL bersama rakyat berhasil merebut Menado, Tomohon, dan Minahasa dari tangan Sekutu/Belanda. Di tempat-tempat yang berhasil direbut itu, mereka mengibarkan Sang Merah Putih. Para tokoh yang terlibat dalam peristiwaMerah Putih diMenado ini antara lain, Letkol Taulu, Residen Lapian, dan Nani Wartabone. Peristiwa Merah Putih di Menado membuktikan bahwa usaha kaum penjajah yang ingin bercokol di Menado selalu dihadapi rakyat Menado dengan semangat juang yang tinggi.

 PertempuranAmbarawa
Pertempuran Ambarawa yang dikenal dengan nama Palagan Ambarawa ini mencapai puncaknya pada tanggal 15 Desember 1945, ketika terjadi pertempuran sengit antara pasukan Sekutu (Inggris) dengan pasukan divisi V Banyumas di bawah pimpinan Kolonel Sudirman selaku panglima Divisi V Banyumas. Dalampertempuran ini pasukanKolonel Sudirman berhasilmemukul mundur pasukan Inggris ke Semarang. Kemenangan ini dicapai dengan taktik Infantri di samping dengan taktik perang gerilya. Untuk mengenang peristiwa kemenangan perangAmbarawa, di sana didirikanmonumen PalaganAmbarawa. Di samping itu, tanggal 15 Desember, yaitu hari kemenangan dengan taktik Infantri ini, diperingati oleh TNI AD sebagai Hari Infantri
Jelaskan Sejarah Peristiwa Medan Area,Merah Putih di Menado dan PertempuranAmbarawa? 4.5 5 om Wednesday, 1 October 2014 Peristiwa Medan Area Berita proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia baru diterima oleh rakyat Medan pada tanggal 27 Agustus 1945 melalui M...


No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.