apa saja tipe pranata sosial?

 on Wednesday, 17 September 2014  

Karena begitu banyaknya pranata sosial yang berperan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, maka kita juga perlu memahami beberapa tipe pranata sosial. Menurut Gillin pengelompokan pranata sosial ini dapat dibedakan atas:
a. Berdasarkan perkembangannya, pranata sosial terdiri atas:
1) Crescive institution, artinya lembaga sosial yang tidak sengaja dibentuk tetapi tumbuh dan
    berkembang dalam kehidupan masyarakat. Contohnya, pengaturan hak milik, sistem
    perkawinan, dan penganutan terhadap salah satu agama

2) Enacted institution, artinya pranata sosial yang sengaja dibentuk dalam masyarakat untuk
    menangani suatu permasalahan yang timbul dalam kondisi tertentu. Contohnya, penentuan
    aturan utang-piutang, pendidikan, atau kepentingan yang lain sehingga menimbulkan
    suatu konsekuensi yang lainnya.

b. Berdasarkan sistem nilai yang diterima oleh masyarakat, pranata sosial terdiri atas:
1) Basic institution, yaitu pranata yang sangat penting untuk memelihara dan
    mempertahankan kelangsungan tata tertib dan aturan yang telah terjadi dalam
    masyarakat. Contonya, terbentuknya keluarga.
2) Subsidiary institution, yaitu pranata yang dianggap kurang penting tetapi masih di
    berlakukan dalam ke hidupan bermasyarakat. Contohnya mengenakan pakaian bagus
    ketika ke pesta, atau mengadakan rekreasi pada saat santai.

c. Berdasarkan fungsinya, pranata sosial terdiri atas:
1) Coperative institusion, yaitu pranata sosial yang berfungsi untuk menghimpun pola, serta tata
    cara perilaku yang diperlukan untuk mencapai suatu tujuan. Contohnya, dalam kegiatan
    industri dibiasakan menggunakan peralatan dengan benar dan bekerja cepat.
2) Regulative institution, yaitu pranata sosial yang bertujuan mengawasi kebiasaan yang terjadi
    dalam kehidupan masyarakat. Contohnya, hukum yang dilembagai oleh kejaksaan atau pengadilan.

d. Berdasarkan sudut penerimaan anggotanya, pranata sosial terdiri atas:
1) Approved institution, artinya pranata sosial yang kehadiran nya dapat diterima oleh
    masyarakat. Contohnya, pendidikan melalui kegiatan agama atau persekolahan.
2) Unsanction institution, artinya pranata sosial yang kehadiran nya ditolak oleh anggota
    masyarakat pada umumnya. Contohnya, aturan membunuh, tata cara mencuri, tata cara
    menipu orang lain, cara memalsukan tanda tangan, dan berkorupsi.

e. Berdasarkan penyebarannya, pranata sosial terdiri atas:
1) General institution, artinya pranata sosial yang aturannya dikenal dan diketahui oleh
     seluruh anggota masyarakat baik penganutnya maupun bukan penganutnya. Contohnya,
     beberapa aturan dalam agama.
2) Restricted institution, artinya pranata sosial yang artinya diketahui oleh segelintir
    anggota pengikutnya dalam kelompok tertentu saja tanpa diketahui secara global oleh
    masyarakat umum. Contohnya, kelompok kepercayaan tertentu.
apa saja tipe pranata sosial? 4.5 5 om Wednesday, 17 September 2014 Karena begitu banyaknya pranata sosial yang berperan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, maka kita juga perlu memahami beberapa tipe ...


No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.