Sebagai pranata sosial, pendidikan memiliki peranan yang sangat berarti sebagai manifes (bentuk nyatanya) adalah sebagai berikut.
a. Membantu seseorang untuk me ngembang kan potensi yang ada pada dirinya. Dengan
kemampuan yang ada seorang individu akan lebih mampu untuk mengembangkan
potensinya. Misalnya, seseorang yang punya bakat bernyanyi, ke mudian dia mengikuti
kursus vokal dan dia kemungkinan mampu menjadi penyanyi pro fesional yang terkenal,
dengan kualitas vokal yang bagus ketika dia bernyanyi.
b. Sarana pemindahan atau perwarisan kebudayaan. Dalam proses pembelajaran, seorang
individu yang menjadi siswa akan mendapatkan pengetahuan dari gurunya sehingga
secara langsung pengetahuan yang dimiliki oleh guru akan diwariskan kepada siswanya.
c. Mempersiapkan peranan dan status sosial yang diharapkan oleh seseorang. Peranan
yang diharapkan oleh seseorang tidak lain ialah peranan yang sesuai dengan ketentuan
yang berlaku, yang masing-masing peranan tersebut tentu nya disesuaikan dengan
statusnya. Contohnya, jika seseorang ingin mendapatkan status dengan gelar tertentu,
pasti harus melalui proses pendidikan tertentu.
d. Memberi landasan penilaian terhadap ideologi. Semakin tinggi pendidikan yang dialami
oleh seorang individu, informasi yang diterima tentunya semakin banyak. Sehingga
mengakibatkan lebih kuatnya ideologi yang sedang atau yang akan dianut oleh individu
tersebut. Hal ini terjadi karena pemahaman terhadap nilai dan norma semakin sempurna.
Ia semakin mengerti terhadap sesuatu yang dianggap benar dan dianggap penting.
e. Merangsang untuk menumbuhkan sikap demokrasi, mengeluarkan pendapat serta
berkomunikasi dengan orang banyak.
f. Meningkatkan kemampuan dalam menguasai teknologi serta mengembangkan riset-riset
ilmiah. Riset-riset atau penelitian ini dikembangkan untuk mencari ilmu pengetahuan yang
baru atau bahkan melahirkan berbagai penemuan baru yang bermanfaat untuk
memenuhi kebutuhan hidup orang banyak.
Selain beberapa fungsi di atas, secara tidak nyata pendidikan pun dapat mem berikan dampak terhadap kepribadian seorang individu, misalnya:
- memperlambat pendewasaan, artinya selama masa pendidikan dia seolah bertingkah
seperti anak-anak;
- mengurangi pengawasan dan pengendalian dari orang tua;
- mempertahankan sifat dan sistem kelas sosial.
No comments:
Post a Comment